Fakultas Hukum Unibos Selaraskan Kurikulum OBE dengan Kebutuhan Dunia Kerja

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bosowa (Unibos) menggelar Lokakarya Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Tahun 2026 dengan tema Penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Kebutuhan Dunia Kerja, Selasa (28/7/2026), di Aula Fakultas Hukum Lantai 5 Gedung I Unibos. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, lembaga peradilan, dunia industri, praktisi hukum, dan alumni sebagai mitra strategis dalam penyempurnaan kurikulum.

Lokakarya dihadiri Dekan Fakultas Hukum Unibos Prof. Dr. Yulia A. Hasan, S.H., M.H., Wakil Dekan I dan II, Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi Ilmu Hukum, jajaran dosen serta staf Fakultas Hukum. Adapun narasumber yang terlibat secara daring yakni Kepala Bapenda Kabupaten Bantaeng M. Rivai Nur, Hakim Pengadilan Negeri Palu Nasution, S.H., M.H., serta praktisi hukum sekaligus alumni Muh. Arifain, S.H. Sementara secara luring hadir perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Puguh Wiyono, perwakilan Bosowa Berlian Motor Anwar, S.H., dan Bosowa Beton Nur Fahriadi.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Unibos Prof. Dr. Yulia A. Hasan menegaskan bahwa lokakarya ini merupakan bagian dari evaluasi dan pengembangan kurikulum agar semakin adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, Fakultas Hukum Unibos memiliki kekhasan di bidang hukum korporasi yang harus terus diperkuat melalui masukan dari para stakeholder. “Kami berharap melalui lokakarya ini lahir berbagai masukan untuk menyempurnakan kurikulum, sehingga lulusan Fakultas Hukum Universitas Bosowa mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja tanpa meninggalkan ciri khas kami di bidang hukum korporasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebelum lokakarya dilaksanakan, Fakultas Hukum telah melakukan pemetaan profil lulusan yang menunjukkan beragam bidang profesi yang telah digeluti alumni, mulai dari penegak hukum hingga legal perusahaan. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam merancang struktur kurikulum, capaian pembelajaran, serta mata kuliah yang relevan dengan perkembangan profesi hukum dan kebutuhan industri.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum berbasis OBE untuk tahun akademik 2026–2027 dilakukan dengan melibatkan berbagai stakeholder agar proses pembelajaran benar-benar menghasilkan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Melalui forum ini, para narasumber memberikan berbagai rekomendasi terkait penyelarasan CPL, penguatan kompetensi lulusan, hingga pengembangan mata kuliah yang mampu menjawab tantangan profesi hukum di masa depan.

Melalui lokakarya ini, Fakultas Hukum Universitas Bosowa kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan hukum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna lulusan. Sinergi bersama pemerintah, lembaga peradilan, praktisi, alumni, dan dunia industri diharapkan semakin memperkuat kualitas kurikulum sekaligus menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap berkontribusi dalam berbagai sektor profesional. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *