HARIANSULSEL.COM, Makassar – Kepercayaan dunia industri terhadap kualitas lulusan Universitas Bosowa kembali mendapat penguatan. Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian (FTPK) Universitas Bosowa menggandeng PT Roda Jaya Sakti (RAJA) menghadirkan RAJA Goes to Bosowa: Campus Hiring and Sharing Session pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman industri, tetapi juga membuka peluang rekrutmen langsung bagi mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate melalui Fresh Graduate Development Program (FGDP).
Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam mempercepat transisi lulusan menuju dunia profesional. Dengan menghadirkan proses rekrutmen langsung di lingkungan kampus, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami kebutuhan industri sekaligus mengikuti tahapan seleksi kerja tanpa harus menunggu setelah menyelesaikan studi.
Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian Universitas Bosowa, Dr. Andi Ilham Samanlangi, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kemitraan dengan PT Roda Jaya Sakti merupakan bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan industri pertambangan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
“Kami ingin mahasiswa merasakan bahwa dunia industri bukan sesuatu yang jauh dari kampus. Justru melalui kolaborasi seperti ini, perusahaan dapat mengenal kualitas lulusan Universitas Bosowa sejak dini, sementara mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai kompetensi yang dibutuhkan untuk membangun karier profesional di sektor pertambangan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian Universitas Bosowa akan terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai perusahaan nasional maupun internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan.
Sementara itu, perwakilan PT Roda Jaya Sakti, Supriono, M.M., menjelaskan bahwa penyelenggaraan RAJA Goes to Bosowa merupakan komitmen perusahaan dalam menjaring talenta muda yang memiliki potensi untuk berkembang bersama industri.
Menurutnya, Universitas Bosowa menjadi salah satu mitra strategis karena mampu menghasilkan lulusan yang memiliki bekal akademik dan karakter profesional yang dibutuhkan perusahaan.
“Kami melihat Universitas Bosowa memiliki potensi besar dalam mencetak sumber daya manusia yang siap berkembang di dunia industri. Melalui Fresh Graduate Development Program, kami ingin memberikan kesempatan kepada talenta muda untuk memperoleh pembinaan, pengalaman, dan pengembangan karier yang terstruktur sejak awal bergabung bersama perusahaan,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sharing Session yang dipandu oleh HR PT Roda Jaya Sakti, Vania Putri Tisera, S.T. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai profil perusahaan, budaya kerja, tahapan seleksi, hingga strategi mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen di industri pertambangan.
Vania menekankan bahwa selain kompetensi teknis, perusahaan saat ini juga sangat mempertimbangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta kemauan untuk terus belajar sebagai faktor penting dalam proses seleksi.
“Industri membutuhkan talenta yang tidak hanya menguasai bidang keilmuannya, tetapi juga mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan bekerja dalam tim. Karena itu, mahasiswa perlu mulai membangun kompetensi tersebut sejak masih berada di bangku kuliah,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif berdiskusi mengenai peluang karier di industri pertambangan, tantangan dunia kerja, hingga strategi menghadapi proses rekrutmen. Setelah sesi berbagi pengalaman, peserta mengikuti Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan HR Interview sebagai bagian dari proses seleksi Fresh Graduate Development Program (FGDP) PT Roda Jaya Sakti.
Melalui penyelenggaraan RAJA Goes to Bosowa, Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri. Kolaborasi ini tidak hanya membuka akses karier bagi mahasiswa dan lulusan, tetapi juga memperkuat posisi Universitas Bosowa sebagai perguruan tinggi yang dipercaya dunia usaha dalam menyiapkan talenta profesional, adaptif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan industri pertambangan nasional. (and/hs)