Kepala LAN RI Makassar: Kader PMII Harus Kuasai Teknologi dan Jadi Pemimpin Masa Depan

HARIANSULSEL.COM, Makassar — Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Makassar, Dr Muhammad Aswad, meminta kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk menguasai teknologi dan mampu menjadi role model kepemimpinan di tengah masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan dalam kegiatan Future Leaders Fellowship (FLF) yang dikolaborasikan dengan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII Universitas Negeri Makassar (UNM) bertempat di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar.

Kegiatan yang diikuti oleh 42 peserta ini merupakan program pengembangan kapasitas dan kepemimpinan bagi mahasiswa baru yang diinisiasi oleh Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII, dengan kepanitiaan dari PMII Universitas Negeri Makassar.

Dalam materi ‘Merancang Perjalanan Menyusun Peta Pengembangan Diri , Dr. Muhammad Aswad menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi generasi muda, khususnya kader PMII, agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata di era digital saat ini. Menurutnya, kepemimpinan masa depan tidak bisa dilepaskan dari kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Kader PMII harus mampu menguasai teknologi dan menjadikan diri sebagai role model kepemimpinan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Aswad juga membagikan pengalamannya sebagai bagian dari keluarga besar PMII. Ia diketahui merupakan alumni sekaligus mantan Ketua Komisariat PMII, serta pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa saat kampus tersebut masih bernama IKIP Makassar, sebelum berganti nama menjadi Universitas Negeri Makassar.

Kehadiran Kepala LAN RI Makassar dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk keterlibatan alumni dalam mendukung pengembangan kapasitas dan kepemimpinan mahasiswa baru, sejalan dengan semangat kaderisasi yang menjadi ciri khas PMII sebagai organisasi pergerakan mahasiswa.

Kegiatan FLF Mapaba PMII diharapkan dapat membekali peserta dengan wawasan kepemimpinan, penguatan karakter, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman, termasuk transformasi digital yang terus berkembang.

“Terutama juga mendorong kontribusi PMII dalam pengabdian kepada bangsa negara dan agama,” tutupnya. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *