Pascasarjana Unibos Perkuat SPMI, Bidik Program Studi Berakreditasi Unggul

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Program Pascasarjana Universitas Bosowa (Unibos) memperkuat langkah strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui Rapat Koordinasi Gugus Penjaminan Mutu yang digelar di Ruang Rapat Program Pascasarjana, Lantai 12 Menara Bosowa, Rabu (29/7). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan konsisten sebagai fondasi menuju peningkatan kinerja akademik dan kesiapan akreditasi program studi.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Direktur Program Pascasarjana Unibos, para Wakil Direktur, Ketua Program Studi jenjang Magister dan Doktor, Tim Gugus Penjaminan Mutu Program Pascasarjana dan Program Studi, serta Tim Direktorat Penjaminan Mutu Unibos. Pertemuan ini membahas penguatan koordinasi antarunit, penyelarasan pelaksanaan SPMI, serta strategi peningkatan mutu melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

Direktur Program Pascasarjana Unibos, Prof. Dr. Ir. A. Muhibuddin, M.P., menegaskan bahwa keberadaan Gugus Penjaminan Mutu memiliki peran strategis dalam memastikan standar mutu universitas diterapkan secara optimal. Menurutnya, penjaminan mutu tidak hanya menjadi bagian administratif, tetapi menjadi budaya akademik yang harus melekat dalam setiap proses penyelenggaraan pendidikan.

“Penguatan budaya mutu harus menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh unsur pengelola di lingkungan Pascasarjana harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga standar mutu akademik maupun tata kelola agar mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Prof. Muhibuddin.

Ketua Tim Gugus Mutu Program Pascasarjana Unibos, Prof. Dr. Firman Menne, S.E., M.Si., Ak., CA, menjelaskan bahwa pelaksanaan penjaminan mutu di lingkungan Pascasarjana mengacu pada siklus PPEPP, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan. Siklus tersebut menjadi pedoman dalam memastikan setiap standar, indikator kinerja, serta target capaian dapat diterapkan dan dievaluasi secara sistematis.

“Melalui siklus PPEPP, setiap program studi dapat menjalankan proses peningkatan mutu secara terukur. Mulai dari penyusunan standar, evaluasi capaian, hingga tindak lanjut perbaikan menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan,” jelas Prof. Firman.

Rapat koordinasi ini juga menghasilkan sejumlah agenda strategis, di antaranya penyempurnaan dokumen pendukung akreditasi program studi, penguatan evaluasi dosen, penyusunan indikator kinerja Gugus Penjaminan Mutu, serta sinkronisasi data akademik dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dan sistem informasi Unibos. Melalui penguatan SPMI yang berkelanjutan, Program Pascasarjana Unibos optimistis mampu meningkatkan kualitas tata kelola dan mendorong program studi meraih capaian akreditasi unggul. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *