HARIANSULSEL.COM, Makassar – Implementasi pembelajaran digital menjadi salah satu fokus utama dalam menyiapkan calon guru yang adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Bosowa (Unibos) melalui kegiatan Pembekalan Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) II bertema “Implementasi Pembelajaran Digital di Sekolah: Menguatkan Kompetensi Profesional Calon Guru melalui Program PLP II” yang digelar di Aula FEB Lantai 4 Gedung I Unibos, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini dihadiri Direktur Direktorat Akademik dan Sistem Informasi Unibos Dr. Burhan, S.Pd., M.Pd., Dekan FIPS Dr. Hj. A. Hamsiah, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan I, II, dan III, para ketua program studi, dosen, staf, serta mahasiswa dari Program Studi PGSD, Pendidikan Matematika, PPKn, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan IPA, dan Pendidikan Bahasa Inggris.
Dalam sambutannya, Dekan FIPS Dr. Hj. A. Hamsiah menegaskan bahwa PLP II merupakan tahapan penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di lingkungan sekolah. Menurutnya, pengalaman di lapangan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter, profesionalisme, serta kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik. “PLP II bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang belajar yang sesungguhnya untuk membangun kompetensi, etika profesi, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika dunia pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Direktorat Akademik dan Sistem Informasi Unibos, Dr. Burhan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang guru tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik, tetapi juga keterampilan, kemampuan berkomunikasi, dan sikap profesional saat menghadapi berbagai persoalan di sekolah. “Gelar akademik memang penting, tetapi jauh lebih penting ketika gelar itu dibarengi dengan skill dan keterampilan sehingga pada kondisi tertentu Anda mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di sekolah. Gunakan kesempatan PLP II ini untuk belajar berkomunikasi, beradaptasi, dan membawa nama baik Universitas Bosowa di setiap sekolah mitra,” tegasnya.
Pada sesi pembekalan, Kepala UPT SPF SDN Sudirman III Makassar, Bhakti Pandi Hasin, S.Pd., membawakan materi bertajuk Implementasi Pembelajaran Digital di Sekolah: Menguatkan Kompetensi Profesional Calon Guru melalui Kegiatan PLP II. Ia memaparkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, penggunaan media interaktif, pengembangan sumber belajar digital, serta peningkatan kompetensi guru agar mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai tantangan sekaligus peluang yang akan dihadapi selama menjalankan praktik di sekolah. Selain mengasah kompetensi pedagogik, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kemampuan berkolaborasi, membangun komunikasi yang efektif dengan guru pamong, serta mengembangkan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Pelaksanaan PLP II menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Bosowa dalam menghasilkan lulusan kependidikan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi transformasi pendidikan. Dengan pembekalan yang komprehensif sebelum diterjunkan ke sekolah mitra, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat reputasi Unibos sebagai perguruan tinggi yang konsisten mencetak calon guru berkualitas dan berdaya saing. (and/hs)