HARIANSULSEL.COM, Gowa – Prof Dr Mardan, M.Ag, resmi terpilih sebagai Ketua Senat Akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar untuk periode 2024-2028. Mantan Wakil Rektor Bidang Akademik selama dua periode ini menggantikan Prof. Qadir Gassing yang telah memasuki masa purnabakti.
Pemilihan berlangsung dalam sidang senat tertutup yang diselenggarakan pada Selasa, 3 Desember 2024, di Gedung Rektorat Kampus II UIN Alauddin Makassar. Dari 70 anggota senat yang hadir, Prof. Mardan memperoleh kemenangan mutlak dengan 47 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Prof. Muhammadiyah Amin (20 suara) dan Prof. Drs. H. Supardin, M.Hi. (2 suara) serta Satu suara dinyatakan batal.
Rektor UIN Alauddin Makassar sekaligus Pimpinan Senat Sementara, Prof. Hamdan Juhannis, dalam pernyataannya menegaskan hasil pemilihan.
“Berdasarkan hasil voting tertutup, dengan ini kami menetapkan Prof. Dr. Mardan, M.Ag., sebagai Ketua Senat Akademik UIN Alauddin Makassar periode 2024-2028. Semoga amanah ini membawa kemajuan bagi institusi kita,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Prof. Mardan mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya terhadap amanah baru ini. “Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya akan berusaha semaksimal mungkin mendampingi rektor dalam menyusun kebijakan, pelaksanaan, dan pengembangan lembaga, baik di tingkat universitas maupun program studi,” ucapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Karakter saya adalah bekerja dengan ikhlas dan mengarahkan seluruh kompetensi yang saya miliki untuk sinergi yang lebih baik. Ke depan, kita harus mampu melampaui capaian saat ini,” tambahnya.
Terpilihnya Prof. Mardan diharapkan membawa energi baru dalam meningkatkan kualitas akademik, tata kelola universitas, dan daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh civitas akademika UIN Alauddin Makassar menaruh harapan besar pada kepemimpinannya untuk menciptakan inovasi dan transformasi yang signifikan di masa mendatang. (*)