Bahas Prinsip Restorasi, Puslitbang Lingkungan Hidup Unhas Hadirkan Para Pakar

0
63

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Universitas Hasanuddin melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup (PPLH) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) menyelenggarakan bincang-bincang lingkungan bertema “Gagasan dan Konseptualisasi untuk Pemulihan Lingkungan Secara Efektif”. Kegiatan berlangsung pukul 14.00 wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu (11/07).

Hadir sebagai nara sumber yakni: Prof. Dr. Ir. Amran Achmad, M. Sc., Dr. Ir. Zulkarnain Chairuddin, M.P., dan Prof. Dr. Rer. Nat. Ir. A.M. Imran.

Kegiatan dibuka oleh Kepala PPLH Unhas, Prof. Dr. Rer. Nat. Ir. A.M. Imran. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin dari PPLH sebagai ruang diskusi dan berbagi informasi bagi para pemerhati lingkungan maupun masyarakat umum.

“Kita akan lakukan berseri, sekali dua minggu. Pertemuan pertama sudah dilakukan dengan tema yang lebih luas, hari ini kita berfokus pada satu topik. Semoga tujuan akhir dari bincang bincang ini dalam bentuk buku bisa terealisasi diakhir tahun nanti,” jelas Prof. Imran.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan materi awal dari Prof. Dr. Ir. Amran Achmad, M. Sc., sebagai salah satu narasumber yang membahas mengenai “Prinsip Restorasi Ekosistem Untuk Pemulihan Ekosistem”.

Dalam materinya, Prof Amran menjelaskan restorasi ekosistem merupakan segala aktivitas atau kegiatan membantu proses pemulihan ekosistem yang telah terdegradasi, rusak dan telah dihancurkan guna mengembalikan fungsinya seperti sedia kala.

“Kegiatan restorasi berkisar pada peningkatan fungsi dan jasa ekosistem dengan tujuan implisit guna melakukan pemulihan berbagai fungsi dan layanan ekosistem terkait. Kita harus memahami kajian ekologinya untuk membangun kembali ekosistem tersebut,” jelas Prof Amran.

Restorasi ekosistem dilakukan pada semua tipe ekosistem yang mengalami kerusakan. Ekosistem hutan rawa, pertanian dan sebagainya dengan tujuan selain memulihkan lingkungan, juga melakukan mitigasi dampak terhadap ekosistem ditempat lain. Upaya ini juga sampai pada langkah meningkatkan produktivitas ekosistem yang telah rusak.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Ir. Zulkarnain Chairuddin, M.P., mengenai “Degradasi Sumberdaya Lahan dan Pemulihan/Penanggulannya”.

Degradasi lahan merupakan kondisi berkurang bahkan hilangnya daya guna dan potensi dari lahan. Perubahan keadaan lahan bersifat negatif dan mempengaruhi penurunan produktivitas lahan dan potensi kegunaan untuk mendukung kehidupan manusia.

“Untuk melakukan pemulihan degradasi lahan, harus ada upaya untuk menyamakan persepsi tentang hal tersebut untuk menentukan pendekatan yang akan digunakan. Hal ini perlu, mengingat degredasi lahan merupakan permasalahan kompleks yang salah satunya disebabkan oleh aktivitas manusia,” jelas Zulkarnain.

Materi terakhir ditutup oleh Prof. Dr. Rer. Nat. Ir. A.M. Imran yang menyampaikan materi tentang “Sumberdaya Geologi dan Degradasi Lingkungan”.

Usai pemaparan materi, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kegiatan yang dipandu oleh Dr. Eng. Alimuddin Assagaf, M. Eng., selaku moderator menghadirkan kurang lebih 50 peserta berlangsung hingga pukul 16.00 Wita. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here