HARIANSULSEL.COM, Takalar – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Sikat Gigi Bersama, serta Pengukuran Antropometri pada Selasa, 28 Juli 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Bontoa, Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program SIPADIA (Siaga Pencegahan Diare pada Anak) yang termasuk dalam Program OCEANS (One Health Coastal Environment and Nutrition Sustainability sebagai Strategi Desa Sehat dalam Pengendalian Faktor Risiko Stunting di Desa Popo).
Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi MIS Bontoa dengan tujuan membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia sekolah. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai salah satu langkah pencegahan penyakit infeksi yang dapat memengaruhi status kesehatan dan pertumbuhan anak.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun pada waktu-waktu penting, menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta membiasakan perilaku hidup bersih dalam lingkungan sekolah maupun di rumah. Setelah sesi penyampaian materi, seluruh peserta mengikuti praktik cuci tangan pakai sabun menggunakan enam langkah yang benar, kemudian dilanjutkan dengan sikat gigi bersama sebagai upaya membiasakan anak menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Selain edukasi PHBS, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas juga melaksanakan pengukuran antropometri yang meliputi berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan lingkar lengan atas (LiLA), sebagai bagian dari pemantauan status pertumbuhan peserta didik. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mendeteksi secara dini kondisi pertumbuhan anak sekaligus menjadi data pendukung dalam upaya pencegahan stunting.
Kepala MIS Bontoa, Burhanuddin, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas terhadap kesehatan anak-anak di lingkungan sekolah.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa di sekolah kami. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena anak-anak tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Kami berharap apa yang telah dipelajari hari ini dapat terus diterapkan oleh anak-anak, baik di sekolah maupun di rumah,” ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari sesi edukasi, praktik cuci tangan, sikat gigi bersama, hingga pengukuran antropometri. Pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan membuat siswa aktif berinteraksi serta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Melalui Program SIPADIA, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas berharap edukasi PHBS tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan pihak sekolah, guru, dan orang tua, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencegah penyakit infeksi, mendukung tumbuh kembang anak yang optimal, serta memperkuat upaya pengendalian faktor risiko stunting di Desa Popo melalui pendekatan promotif dan preventif. (and/hs)