HARIANSULSEL.COM, Makassar – Peningkatan mutu pendidikan terus menjadi perhatian Program Studi Magister Budidaya Perairan Program Pascasarjana Universitas Bosowa melalui Rapat Koordinasi Peninjauan Kurikulum yang digelar pada Senin, 20 Juli 2026 di Ruang Rapat Program Pascasarjana Lantai 12 Menara Bosowa, Makassar. Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam mempersiapkan Lokakarya Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai upaya menghadirkan kurikulum yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan industri, serta standar mutu pendidikan tinggi.
Rapat dipimpin oleh Ketua Program Studi Magister Budidaya Perairan, Dr. Ir. Sri Mulyani, M.M., bersama jajaran dosen dan pimpinan Program Pascasarjana Universitas Bosowa. Berbagai aspek strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penyelarasan visi, misi, tujuan, dan strategi program studi, penguatan implementasi kurikulum berbasis OBE, hingga penyusunan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta penyesuaian bahan kajian dan mata kuliah sesuai perkembangan bidang budidaya perairan.
Ketua Program Studi Magister Budidaya Perairan, Dr. Ir. Sri Mulyani, M.M., menegaskan bahwa peninjauan kurikulum merupakan langkah penting agar proses pendidikan tetap relevan dengan dinamika sektor budidaya perairan. “Peninjauan kurikulum ini diarahkan untuk menghasilkan kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar pendidikan tinggi, tetapi juga mampu membentuk lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta tantangan pengelolaan budidaya perairan berkelanjutan,” jelasnya.
Direktur Program Pascasarjana Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Andi Muhibuddin, M.P., turut memberikan arahan agar penyusunan kurikulum dilakukan secara komprehensif dan kolaboratif. Menurutnya, pengembangan kurikulum harus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus memperkuat kualitas lulusan. “Kurikulum yang baik harus disusun secara kolaboratif dengan melibatkan pimpinan, dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, praktisi, asosiasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan agar benar-benar relevan dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Forum koordinasi ini juga menjadi ruang penyamaan persepsi bagi seluruh tim penyusun kurikulum sebelum pelaksanaan lokakarya. Hasil pembahasan akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen kurikulum yang selanjutnya dibahas secara lebih mendalam dalam Lokakarya Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education, sehingga implementasinya dapat berjalan efektif dan sesuai arah pengembangan pendidikan tinggi.
Melalui langkah ini, Program Pascasarjana Universitas Bosowa menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang adaptif terhadap perubahan zaman. Penyusunan kurikulum berbasis OBE diharapkan semakin memperkuat daya saing Program Studi Magister Budidaya Perairan sekaligus menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, industri, serta pengelolaan budidaya perairan yang berkelanjutan. (and/hs)