Mahasiswa Teknologi Pangan Unibos Sulap Pangan Lokal Jadi Produk Kreatif Bernilai Jual

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Kreativitas mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa (Unibos) tampak dalam Pameran Hasil Pertanian bertema “Dari Alam, Oleh Inovasi, untuk Masa Depan Pangan Berkelanjutan” yang digelar pada Jumat (17/7/2026) di Lobi Lantai 1 Gedung I Unibos. Kegiatan yang merupakan final project Mata Kuliah Kewirausahaan Pangan angkatan 2024 ini menampilkan beragam produk inovatif hasil pengembangan mahasiswa sebagai bentuk implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pangan dengan jiwa kewirausahaan.

Berbagai produk kreatif dipamerkan dan dipasarkan secara langsung kepada sivitas akademika, mulai dari Risol Choco Cheeseban, Cream Cheese Ubi Ungu, Kelories Cookies berbahan daun kelor, Matchberry (minuman matcha stroberi), bawang goreng tempe dan cabai, Nugiban (nugget banana), kurma cokelat, hingga KimTem Katsu, inovasi makanan bergaya Korea yang memanfaatkan sayuran lokal sebagai bahan utama. Ragam produk tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengolah potensi pangan lokal menjadi produk bernilai tambah yang relevan dengan tren pasar.

Dosen pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan Pangan, Prof. Ir. Andi Tenri Fitriyah, M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa mata kuliah tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan membangun usaha di bidang pangan. Menurutnya, mahasiswa didorong untuk mampu menciptakan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi. “Kewirausahaan pangan membekali mahasiswa dengan keterampilan bisnis, kreativitas, dan jiwa mandiri untuk menciptakan serta mengembangkan usaha di bidang pangan. Harapan kami, produk yang lahir dari mata kuliah ini tidak berhenti sebagai tugas kuliah, tetapi benar-benar menjadi usaha yang dapat dikembangkan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, dosen pengampu Dr. Nancy Kiay, S.TP., M.Si., menuturkan bahwa proses pembelajaran dirancang agar mahasiswa merasakan langsung tahapan membangun sebuah produk, mulai dari menemukan ide, mengembangkan formulasi, menyusun strategi pemasaran, hingga mempresentasikan produk kepada konsumen. “Mahasiswa tidak hanya belajar menciptakan produk yang inovatif, tetapi juga memahami bagaimana mengelolanya menjadi peluang bisnis yang memiliki daya saing. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting ketika mereka memasuki dunia kerja maupun memilih menjadi wirausaha,” ungkapnya.

Selama pameran berlangsung, antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya sivitas akademika yang mengunjungi setiap stan untuk mencicipi sekaligus membeli produk yang ditawarkan. Menariknya, beberapa kelompok mahasiswa juga telah memasarkan produknya melalui platform digital sebelum pameran berlangsung, sehingga memperoleh pengalaman nyata dalam mengembangkan bisnis berbasis pangan sejak masih berada di bangku kuliah.

Melalui Pameran Hasil Pertanian ini, Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan industri. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, kemampuan berinovasi, serta jiwa kewirausahaan, sekaligus memperkuat peran Unibos dalam mencetak lulusan yang adaptif, kompetitif, dan mampu menghadirkan solusi bagi masa depan pangan berkelanjutan. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *