Reklamenya Masih Terpampang di Jalan, Prof Andalan Tak Patuhi Aturan KPU ?

0
321
HARIANSULSEL.COM, Makassar – Meski sudah memasuki tahapan kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018, ternyata masih ada alat peraga atau reklame kampanye dari pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) yang masih terpampang di bilangan jalan di Kota Makassar.
Hal tersebut menjadi sebuah pertanyaan tentang kinerja Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu), dimana sebelumnya Panwaslu pernah membersihkan baliho, spanduk atau reklame para paslon. Namun, pasangan nomor urut 3 itu seolah tak mengikuti aturan yang berlaku dari KPU.
Seperti reklame dari pasangan yang bertagline Prof Andalan yang terdapat di jalan pengayoman, Makassar, tepatnya di depan toko alaska. Rekĺame tersebut terpampang besar, bahkan menjadi sorotan masyarakat hingga tersebar di media sosial.
Terkait dengan hal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, La Ode Arumahi angkat bicara mengenai pembiaran tersebut. Menurutnya, berdasarkan hasil penelusuran dan penyampaian dari beredanya reklame pasangan NA-ASS, adalah sebuah pelanggaran.
“Kami sudah lapor ke KPU karena itu melanggar administrasi,” kata La ode ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya terkait pelanggaran yang dilakukan dari pasangan NA-ASS, Selasa (1/5/2018) malam. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here