HARIANSULSEL.COM, Makassar – Meski baru saja menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Maros langsung melakukan rapat koordinasi terkait gagasan dan program mendatang hingga mengevaluasi program kerja, di Sekertariat PC GP Ansor Maros, Kompleks BTN. Adzikrul Toaha, Blok D/No. 8, Tumalia, Kel. Pettuadae, Kec. Turikale, Senin (17/1/2022).
Pertemuan santai penuh keakraban kali ini, dipimpin langsung Ketua GP Ansor Maros, Abrar Rahman mengajak para pengurus dan kader untuk terus berkomitmen penuh semangat dalam melakukan kerja-kerja organisasi, terutama kaitannya dengan pengembangan kaderisasi.
“Memang harus kita genjot terus kerja kaderisasi, karena potensi kita di Maros ini sangatlah besar, sangat memungkinkan sekali untuk melakukan pengembangan kaderisasi,” tuturnya dengan penuh semangat.
Kerja-kerja organisasi jangka panjang tersebut, ditekankan Abrar lantaran dirinya melihat banyaknya Pondok Pesantren yang berafiliasi pada Nahdlatul Ulama, selain itu, ia juga melihat potensi merekrut pemuda Maros di setiap kecamatan untuk di kader di Ansor dan Banser sangatlah besar dan terbuka.
“Siapa lagi yang akan menjaga guru-gurunya, para kiainya, serta aqidah masyarakat yang mayoritas aswajah ini, kalau bukan, para santri itu sendiri dan pemuda yang bergabung di Ansor Banser ini,” ujarnya.
Terkait kaderisasi formal tersebut, Nahkoda GP Ansor Maros itu optimis akan mencetak kader Ansor Banser sebanyak seribu kader selama tahun 2022 ini.
“Ya pekerjaan kita semuanya, kita sangat yakin mampu mencetak 1000 kader Ansor dan Banser di tahun ini,” pungkasnya (*)
