Terima Lapwas Triwulan IV 2025, Menag Ingatkan Jajaran: Pelanggaran Berat Akan Ditindak

HARIANSULSEL.COM, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima Laporan Pengawasan (Lapwas) Triwulan IV Tahun 2025 dari Itjen Kemenag. Dalam kesempatan tersebut, Menag memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran agar tidak bermain-main dengan integritas lembaga.

“Jangan coba-coba mempermainkan Kementerian Agama,” tegas Menag, di Jakarta, Selasa (3/2/2025).

Menag Nasaruddin Umar mengapresiasi kinerja Inspektorat Jenderal yang tetap optimal meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Menurutnya, Itjen telah menunjukkan peran penting dalam menjaga marwah institusi melalui pengawasan yang konsisten dan bertanggung jawab.

“Saya mengapresiasi kinerja Inspektorat Jenderal. Dengan anggaran yang terbatas, kinerjanya tetap baik dan mampu menjaga fungsi pengawasan secara efektif,” ujar Menag.

Menag menegaskan bahwa kerja pengawasan tidak semata-mata bersifat hitam putih. Penindakan harus dilakukan secara tegas terhadap pelanggaran yang melampaui batas, namun tetap mengedepankan prinsip keadilan dan perbaikan.

“Kalau pelanggarannya sudah melampaui batas, saya tidak bisa toleransi, itu harus ditindak. Meski begitu, tujuan pengawasan bukan semata menghukum, melainkan memperbaiki,” pesan Menag.

Sementara itu, Irjen Kemenag Khairunas menjelaskan bahwa penyampaian Lapwas merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja Inspektorat Jenderal sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) kepada pimpinan kementerian.

“Laporan pengawasan ini adalah bentuk tanggung jawab kinerja kami sekaligus sebagai instrumen penguatan tata kelola,” ujar Khairunas.

Laporan Pengawasan Triwulan IV Tahun 2025 yang disampaikan Irjen Kemenag Khairunas mengangkat tema “Katalisator Perubahan: Akselerasi Pengawasan Internal dalam Mewujudkan Tata Kelola Kementerian Agama yang Berdampak.” Laporan ini memuat capaian pengawasan serta rekomendasi strategis untuk penguatan tata kelola di lingkungan Kementerian Agama, dan turut diserahkan kepada Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i serta Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin. (and/hs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *