HARIANSULSEL.COM, Makassar – Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Makassar (HUMANIS FISIP UIM) menggelar Seminar Kewirausahaan pada kegiatan Bina Desa di Dusun Ma’lenteng, Desa Erelembang, Kab. Gowa, Rabu (4/8/21).
Seminar ini melibatkan seluruh elemen masyarakat Dusun Ma’lenteng, beberapa perangkat Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Desa.
Seminar kewirausahaan “Bina Desa HMJ Se-FISIP UIM” ini bertemakan “Bersinergi, Kembangkan Potensi, Wujudkan Desa Mandiri”.
Seminar ini juga menghadirkan Mahyus, SE., M.Si (Wakil Dekan Tiga Fakultas Sospol UIM) dan Andi Rika Andriani (Owner Samosa Krenyes) sebagai pembicara.
Ardianti Basri selaku Ketua HMJ HUMANIS FISIP UIM menyampaikan “Seminar Kewirausahaan ini adalah rangkaian dari Kegiatan kolabor Aksi Bina Desa Se-HMJ FISIP UIM,” ucapnya dalam sambutan.
“Tujuannya antara lain yaitu untuk mengembangkan minat dan pola pikir dalam berwirausaha dan juga mendorong terciptanya produk lokal setempat,” sambungnya.
“Selepas seminar ini, insha Allah kami akan memantau dan melakukan Pembimbingan bertahap selama kurang lebih tiga tahun untuk bisa memaksimalkan program ini,” tambahnya di akhir sambutan.
Mahyus juga sempat membahas dalam seputar potensi yang dimiliki desa ma’lenteng dalam diskusinya bersama warga.
Demikian juga Andi Kiki Adriani sebagai pembicara kedua, pembicara mengajak warga untuk bagaimana bisa berinovasi dalam memanfaat hasil alam yang melimpah untuk dijadikan produk lokal berdaya saing tinggi.
“Tanah Ma’lenteng tanah yang subur, ada tomat, ada kol, ada cabai, ada sawah dan ada beras merahnya yang menjadi identitas dusun ma’lenteng, ini kiranya bisa di kembangkan kedepannya,” ucapnya.
Antusias masyarakat ma’lenteng sangat besar pada seminar ini, tak terkecuali Kepala Dusun A Anjas Tamara, beliau juga menyampaikan harapan pada sambutannya.
“Dusun Ma’lenteng kaya akan hasil alamnya, Kami belum tau cara mengelolanya, kami disini biasa menjual hasil panen kami dengan harga yang murah dan membelinya kembali dengan harga yang mahal, oleh sebab itu kami harap kedepannya bisa terus berkolaborasi bersama teman-teman mahasiswa HUMANIS FISIP UIM, agar kedepannya ekonomi di dusun ini bisa naik,” ungkapnya.
