Prodi Perpajakan Polibos dan Kanwil DJP Sulselbrata, Resmi Tutup Program Relawan Pajak 2021

0
58

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Eko Pandoyo Wisnu Bawono menutup Program Relawan Pajak 2021.

Relawan Pajak berasal dari 6 tax center yakni Politeknik Bosowa, Universitas Bosowa, Universitas Islam Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin, Universitas Kristen Indonesia, Institut Bisnis dan Keuangan Nitro.

Penutupan dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan Relawan Pajak ini yakni untuk penyuluhan perubahan keterampilan dan sikap masyarakat, aparat pemerintah dan perusahaan agar berkontribusi untuk mematuhi perpajakan yang berlaku, serta mengoptimalkan kegiatan penyuluhan melalui pihak ketiga maupun kerjasama.

Eko Pandoyo Wisnu Bawono berterima kasih atas partisipasi kepada 78 Relawan Pajak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

“Dengan menjadi relawan pajak, kompetensi dan pengalaman teman-teman diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan perpajakan, kemampuan komunikasi serta kompetensi dalam bidang perpajakan juga ikut meningkat,” ujarnya, Selasa (6/10/21).

Adapun tingkat kepatuhan SPT mencapai 93% dan hal ini menjadikan Kanwil Sulselbartra mencapai tingkat kepatuhan formal yang baik secara nasional.

Eko Pandoyo berharap masyarakat masih tetap bersedia memberikan pengetahuan di lingkungan sekitar walaupun kegiatan relawan pajak 2021 telah berakhir.

Dalam kesempatan ini, Ketua Tax Center Politeknik Bosowa, Veronika Sari Den Ka menuturkan Tax Center dapat berperan sebagai perpanjangan tangan dari Kanwil dan KPP sebagai pusat penyuluhan informasi terkini perpajakan, sebab banyak Wajib Pajak yang takut konsultasi dengan petugas pajak atau terkendala saat akan ke KPP terdaftar.

“Kami berharap Kanwil DJP Sulselbartra dan KPP dapat mempromosikan eksistensi tax center kepada masyarakat terutama wajib pajak dan calon wajib pajak yang berpotensi memiliki penghasilan, selain itu yang berpotensi memiliki pendapatan bisa dideteksi melalui sosial media atau database perpajakan,” tuturnya

“Kami juga berharap peran relawan pajak dapat ditingkatkan tidak hanya asistensi SPT Tahunan, tetapi juga dalam memberikan edukasi tentang pentingnya pembukuan,” lanjutnya.

Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen, Mauludin Gojali mengatakan Edukasi dari dosen atau mahasiswa lebih baik dalam berkomunikasi kepada wajib pajak sehingga membuka pintu informasi perpajakan yang lebih luas.

“Kanwil DJP Sulselbartra sangat membuka pintu kerjasama kepada tax center yang mau berkolaborasi dengan KPP Pratama Makassar Utara,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here