Ali Akbar: PMII dan Fisip UIM Tidak Bisa Dipisahkan

0
95

HARIANSULSEL.COM, Makassar – Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP) Komisariat Universitas Islam Makassar (UIM), Ali Akbar membawakan materi Relasi PMII dan FISIP pada Kegiatan Fisip Camp (K.F.C), di Villa Tanjung, Sabtu (27/03/2021).

Diskusi ini merupakan materi ke-6 yang bertajuk Relasi PMII dan FISIP. Ali Akbar mengatakan bahwa pentingnya sahabat-sahabatwati memahami relasi PMII & FISIP.

PMII dan FISIP merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, PMII ibarat kaki kiri kita dan FISIP ibarat kaki kanan kita, ketika satu diantara keduanya hilang maka tidak akan ada keseimbangan, oleh sebab itu sahabat-sahabatwati perlu mengetahui latar belakang dari terbentuknya kedua lembaga tersebut. Tegasnya dalam diskusi.

Sambungnya, Ali Akbar juga menyampaikan tentang pentingnya berPMII dan berFISIP.

“Ini penting karena akan menjadi wadah sahabat-sahabatwati kedepannya, PMII akan mengawal bidang kebangsaan, Keislaman dan Kebudayaan sedangkan FISIP akan membuka akses pada bidang Kepemimpinan, keorganisasian dan dilengkapi dengan pengembangan kapasitas diri pada jurusan masing-masing yang di ambil alih oleh setiap HMJ”

Tambahnya, Sahabat-Sahabatwati juga perlu mengetahui Mengapa PMII diakui di UIM dan di FISIP walaupun secara struktural mereka berbeda.

“Walaupun secara struktural PMII & FISIP berbeda tetapi secara cultural mereka sama, ideologi yang sama membuat PMII Metro Makassar diakui di UIM dan masih eksis sampai saat ini”

Peserta Kegiatan Fisip Camp, Hasni pada saat dijumpai setelah materi usai menjelaskan, materi relasi PMII & FISIP sangat penting untuk diketahui oleh setiap kader agar bisa mengetahui mengapa PMII dan FISIP disebut satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan, jelasnya.

“UIM haluannya Aswaja An-nahdliyah dan ada dibawah naungan Nadhatul Ulama (NU) sedangkan PMII berhaluan Aswaja An-nahdliyah juga, hal ini yang membuat saya tau mengapa hanya organisasi ekstra PMII yang diakui oleh kampus UIM dan bisa eksis di FISIP sampai saat ini,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here